lukisan seorang sahabat

teruntuk lora hamami bakri

sabtu yang sahdu dan penuh rindu

pesawat terbang meraibkan jejakmu

dari pandang dan hari-hariku

aku bagai berdiri di antara dua bukit;

bukit bahagia dan bukit rindu

sungguh aku bahagia

sebab kau akan menemukan cahaya baru

sepanjang perjalananmu

menuju ka’bah yang penuh rindu

dan tahukah kau

aku pun menjadi sangat rindu

lantaran jejakmu

telah raib dari pandangku

Al-Amien, 22 November 2008

2 Komentar

  1. November 22, 2008 pada 1:53 pm

    inilah lukisan hatiku saat sahabat karibku pergi meninggalkanku demi menerjemahkan mimpinya untuk hijrah ke ka’bah

  2. em-gusti said,

    November 29, 2008 pada 3:52 am

    aku suka gayamu
    menusuk gitu

    entah lubang mana yang kau tusuk
    sebab lubang sudah penuh tumpukan
    dan tumpukan itu membusuk
    bagai cacing….

    hiiii….
    jijik ya….

    tapi
    sekali lagi aku suka gayamu
    penuh nada
    penuh duka
    penuh ria
    penuh kegembiraan
    penuh teka-teki….

    good luck!!!
    surabaya,30112008


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: